tahapan hiv aids
DokterSehat.Com – HIV ada singkatan dari Human Immunodeficiency
Virus, virus yang menyebabkan rusaknya atau melemahnya sistem kekebalan
tubuh manusia.
Virus HIV membutuhkan sel-sel kekebalan kita untuk berkembang biak,
secara alamiah sel kekebalan kita akan dimanfaatkan, bisa diibaratkan
seperti mesin fotocopy. Namun virus ini akan merusak mesin fotocopynya
setelah mendapatkan hasil copy virus baru dalam jumlah yang cukup
banyak, sehingga lama-kelamaan sel kekebalan kita habis dan jumlah virus
menjadi sangat banyak.
HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang
berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan
vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk
menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan
lain-lain.
Jadi jangan takut jika bersentuhan dengan penderita HIV atau AIDS,
bagaimanapun juga mereka juga manusia yang membutuhkan perhatian dari
manusia lainnya, dan bukan justru mendapat diskriminasi.
Apakah CD4 itu ?
CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan
sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang
dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena
berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya
sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam
memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem
kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada
orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang
terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan
pada beberapa kasus bisa sampai nol).
Apa fungsi sel CD4 ini sebenarnya ?
Sel yang mempunyai marker CD4 di permukaannya berfungsi untuk melawan
berbagai macam infeksi. Di sekitar kita banyak sekali infeksi yang
beredar, entah itu berada dalam udara, makanan ataupun minuman. Namun
kita tidak setiap saat menjadi sakit, karena CD4 masih bisa berfungsi
dengan baik untuk melawan infeksi ini. Jika CD4 berkurang,
mikroorganisme yang patogen di sekitar kita tadi akan dengan mudah masuk
ke tubuh kita dan menimbulkan penyakit pada tubuh manusia.
Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS :
1. Tahap 1
- HIV masuk ke dalam tubuh.
- Tidak Ada tanda-tanda, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat.
- Test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini.
2. Tahap 2
- Tidak Ada tanda-tanda, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat.
- Test HIV sudah bisa mendeteksi keberadaan virus ini.
- Virus HIV berkembangbiak dalam tubuh.
3. Tahap 3
- Sistem kekebalan tubuh semakin turun.
- Mulai muncul gejala infeksi oportunistik, misalnya: pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus-menerus, dan flu yang tak kunjung sembuh.
4. Tahap 4
- Kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah.
- Berbagai macam penyakit menginfeksi tubuh, dan lama-kelamaan akan semakin parah dan tak kunjung sembuh.
Nah, Anda juga harus tahu bahwa orang yang sedang dalam tahap HIV
tidak bisa dikenali. Mereka tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala
penyakit apapun. Status terinfeksi HIV hanya dapat diketahui setelah
mengikuti test HIV yang disertai konseling. Segera kunjungi fasilitas
klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing) atau dokter terdekat untuk
tes HIV.



0 komentar:
Posting Komentar